Kamis, 26 November 2020
Kamis, 22 Oktober 2020
Namira Annisa Nasution, Sam Sebayang dan Nurul Annisa Frakas
![]() | |||||||||
| Karya: Nurul Annisa Frakas |
![]() |
| Karya: Namira Annisa Nasution |
![]() |
| Karya: Samuel Putra Bahagia Sebayang |
![]() |
| Karya: Melda Yanti Hasibuan |
Rabu, 14 Oktober 2020
Senin, 05 Oktober 2020
SKETSA MASJID
Label:
2020,
Nurul Annisa frakas,
Video Channel
Project Sketsa Namira
Video ini dikerjakan
Label:
2020,
Namira Annisa Nasution,
Video Channel
Cara membuat kaligrafi dekorasi simpel dan mudah untuk pemula
Menggunakan alat dan bahan:
Kamis, 01 Oktober 2020
Selasa, 10 Desember 2019
PEMANDANGAN IKON SUMATERA UTARA SEBAGAI INSPIRASI PENCIPTAAN KARYA SENI GRAFIS TEKNIK DIGITAL
Disusun
Oleh :
LATAR
BELAKANG
Sumatera Utara merupakan
provinsi keempat terbesar jumlah penduduknya di Indonesia setelah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Sumatra Utara merupakan provinsi multietnis
dengan Batak, Nias, Siladang, Melayu sebagai penduduk asli wilayah ini. Penduduk Sumatera
Utara menurut golongan etnis terdiri dari penduduk asli Sumatera Utara,
penduduk asli pendatang dan penduduk asing. Yang termasuk penduduk asli ialah:
suku Melayu, Batak Karo, Simalungun, Pak-pak/Dairi, Batak Toba, Mandailing,
Pesisir dan Nias. Golongan pribumi pendatang adalah suku: Jawa, Sunda, Bali,
Ambon, Minahasa, Banjar, Palembang, Riau, Minangkabau dan lain-lain, sedangkan
penduduk asing adalah orang-orang Arab, India, Cina dan bangsa-bangsa lain.
Penduduk Sumatera Utara sekitar 80% tinggal di desa-desa sebagai petani dan
lainnya tinggal di kota sebagai pedagang, pegawai, tukang dan sebagainya.
Objek Wisata Di Sumatera Utara Sebagai Tema Dalam Menciptakan Karya Seni Grafis Desain Komunikasi Visual (Poster)
Disusun oleh
Zakiyah Rahman Nasution
2161151030, Reg/ B
2161151030, Reg/ B
PENDAHULUAN
Latar
Belakang
Seni rupa adalah suatu wujud hasil karya
manusia yang diterima dengan indra pengelihatan, dan secara garis besar dibagi
menjadi seni murni dengan seni terapan. Seni murni merupakan istilah untuk
menandai bahwa karya yang dihasilkan tidak dimaksudkan untuk memenuhi tujuan
praktis atau fungsional, tetapi murni sebagai media ekspresi, seperti seni
lukis, seni grafis, seni patung degan berbagai teknik beserta aliran-alirannya,
seperti realisme, naturalisme, abstrak, surealisme, dan lain-lain. Dalam
perkembangan selanjutnya sebagai media ekspresi, seni murni juga mewadahi seni
lingkungan, seni instalasi, dan seni pertunjukan media rupa.
POP ART WANITA BERPAKAIAN ADAT SUMATERA UTARA
Oleh Maharani
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Istilah
pop art berasal dari kata “popular art” yang merupakan aliran seni yang
memanfaatkan simbol-simbol dan gaya visual yang berasal dari media massa yang
popular. Pop art merupakan perkembangan seni yang dipengaruhi oleh transformasi
budaya popular yang terjadi di masyarakat. Budaya materialisme dan komersial pada kota metropolois seperti :
Fotografi, film, model, desain, iklan tokoh idola, merupakan sumber inspirasi
yang memotifasi gerakan ini.
Dari
catatan sejarah sebelum pop art ada, seni adalah milik eksklusif orang-orang
kaya, pintar, media, dan para seniman itu sendiri. Mereka menerjemahkan
keindahan sesuai dengan teori-teori ideal mereka yang cenderung filosofis dan
rumit. Lalu lahirlah abstrak ekspresionisme. Seperti namanya, keindahan suatu
karya abstrak ekspresionisme tidak bisa dinikmati tanpa kita perlu berpikir dan
mencerna.
DESAIN GRAFIS DALAM BANNER, KATALOG, POSTER DAN ILUSTRASI GAMBAR DESAIN PRODUK
DESAIN GRAFIS DALAM BANNER, KATALOG, POSTER DAN ILUSTRASI GAMBAR DESAIN PRODUK
Oleh:
DWI SYAFITRI
LATAR BELAKANG
Sebelum saya menulis apa-apa saja obsesi saya dalam berkarya, ada baiknya saya memperkenalkan diri terlebih dahulu. Nama saya Dwi Syafitri, teman-teman saya Mempunyai banyak panggilan nama untuk saya.. ada yang memanggil dengan sebutan dwi, fitri, fit, dan ada juga yang memanggil saya dengan nama lengkap saya “Dwi Syafitri”. Umur saya sekarang sudah 21 tahun, dan sedang menjalani perkuliahan di Universitas Negeri Medan, saya mengambil jurusan Pendidikan Seni rupa dengan study khusus yang saya ambil adalah grafis computer.
Mengapa saya lebih tertarik untuk mengambil sk grafis komputer ini? Karena saya lebih suka sedikit pada proses pembuatan yang berbaur dengan digital, metode merancang, ataupun keterampilan visual seperti tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak. Itulah dasar alasan mengapa saya lebih memilih desain grafis di antara 4 SK (Study Khusus) yang ada (Desain Grafis, Fotografi, Patung, Kriya).
KALENDER BARU TAHUN 2020 DENGAN MENGGUNAKAN KONSEP DESAIN BANGUNAN ADAT BUDAYA DI SUMATERA UTARA
Disusun Oleh: Vriti
Alya Vithaloka 2161151027 B
(2016)
OBSESI PENCIPTAAN
Masyarakat dunia sekarang memasuki abad XXI yang juga
merupakan milenium III perhitungan Masehi. Perubahan abad dan perubahan
milenium ini diramalkan akan membawa perubahan pula terhadap beberapa struktur
termasuk struktur kebudayaan dunia. Fenomena paling menonjol yang tengah
terjadi pada kurun waktu ini adalah terjadinya proses globalisasi.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2014, media
luring), budaya diartikan sebagai pikiran, akal budi atau adat-istiadat. Secara
tata bahasa, pengertian kebudayaan diturunkan dari kata budaya yang cenderung
menunjuk pada pola pikir manusia. Produk dari budaya itu sendiri di antaranya
adalah seni atau kesenian, baik tradisional hingga kontemporer.
Budaya merupakan hasil dari pemikiran manusia dan
tentunya dapat diubah atau dikembangkan atau bahkan dihapuskan oleh manusia
pula. Tidak ada yang salah tentang budaya, tapi kita berbicara mengenai
identitas bangsa, anak kandung Ibu Pertiwi, harta karun besar dari para leluhur
kita, yaitu budaya kita, yang merupakan warisan yang harus dijaga
keberadaannya.
7 BUDAYA SUMATERA UTARA SEBAGAI TEMA DALAM MENCIPTAKAN KARYA SENI GRAFIS (LOGO ESPORTS)
Disusun Oleh: Ilyas
Ali Rangkuti /2162151009 / B
(2016)
OBSESI PENCIPTAAN
Pesatnya perkembangan
teknologi saat ini menjadikan kebutuhan akan informasi semakin bertambah.
Kebutuhan informasi yang akurat,cepat dan mudah menjadi pilihan yang dianggap
efisien oleh masyarakat. Untuk itu, penggunaan teknologi berbasis web dijadikan
salahsatu pilihan untuk memenuhi kebutuhan informasi karena dianggap lebih
mudah dan tersturukur.Dengan banyaknya kebutuhan akan informasi tersebut,
kemudian banyak bermunculan media-media yang menyediakan informasi yang
dibutuhkan oleh masyarakat.
Manusia memiliki
kebutuhan dasar untuk bertahan hidup. Salah satu kebutuhan dasar dalam teori
keperawatan Virginia Handerson adalah bermain
atau berekreasi. Bagi remaja dan
dewasa muda, bermain merupakan kebutuhan sekunder yang sebaiknya terpenuhi
karena dapat memberikan kesegaran baik secara fisik maupun psikis, sehingga
terlepas dari rasa lelah dan bosan serta memperoleh semangat yang baru.Perkembangan
internet saat ini semakin pesat dan menarik pengguna dari berbagai kalangan
masyarakat. Pengguna internet di Indonesia
telah mencapai 171 juta orang pada akhir tahun 2019. Besar pertumbuhan penggunaan internet ini jauh lebih besar dari jumlah pertumbuhan
penduduk di Indonesia yang tidak lebih dari 16.1% per tahun. Jumlah pengguna
internet ini akan terus bertambah seiring dengan semakin murah dan mudahnya
koneksi internet, tersebarnya jaringan, serta juga semakin tersedianya
peralatan komputer, handphone, hingga iPhone, dan BlackBerry.
Pengembangan Anomali WPAP dengan Objek Budaya Visual Sumatera Utara Berkarakteristik Tekstur
Oleh
Rilies Diorita D. Sihombing
NIM 2162151012
B (Reguler)
NIM 2162151012
B (Reguler)
Obsesi Penciptaan
A. Sejarah dan Pengenalan WPAP
Dunia grafis Indonesia sedang musim WPAP. Banyak yang dipamerkan, banyak pula yang menjadikannya ladang jasa alias berbayar. Banyak dari masyarakat Indonesia menerka-nerka bahwa WPAP berasal dari negara luar sana. Tapi tahukah kalian? Bahwa WPAP adalah aliran seni yang diciptakan oleh orang asli Indonesia.
Beliau adalah Wedha Abdul Rasyid, yang mana atas jasanya di dunia seni, beliau dijuluki Bapak Ilustrasi Indonesia. Wedha Abdul Rasyid yang akrab disapa Wedha lahir di Pekalongan, 10 Maret 1951. Lahir di Kota Pekalongan, yang kini dikenal sebagai Kota Batik dan Kota Kreatif UNESCO membuatnya dikenal sebagai seniman grafis Indonesia. Wedha, yang juga seorang anggota ASKARLO 1969, sebutan bagi alumni SMA Negeri 1 Pekalongan (Alumni SMA Kartini Pekalongan, red)
Senin, 18 Desember 2017
PEMANFAATAN ALAT KOSMETIK KADALUARSA SEBAGAI MEDIA MAKEUP – SKETCH
Oleh Larasati
Setiap orang memaknai kecantikan dengan cara yang berbeda, begitu juga ada banyak jalan untuk tampil cantik. Wanita yang hobi memakai makeup bahkan untuk tampilan natural sekalipun pasti memiliki peralatan untuk mendukung seni melukis wajah tersebut. Tanpa kamu sadari selalu ada saja yang kamu beli setiap bulan untuk alat make up, meskipun alat make up dirumahmu sebenarnya masih ada. Sehingga menyebabkan peralatan make up yang terdahulu menjadi kadaluarsa atau rusak sebelum habis. Mungkin yang terlintas di pikiran kita adalah membuangnya karena akan berdampak buruk jika tetap digunakan.
Setiap orang memaknai kecantikan dengan cara yang berbeda, begitu juga ada banyak jalan untuk tampil cantik. Wanita yang hobi memakai makeup bahkan untuk tampilan natural sekalipun pasti memiliki peralatan untuk mendukung seni melukis wajah tersebut. Tanpa kamu sadari selalu ada saja yang kamu beli setiap bulan untuk alat make up, meskipun alat make up dirumahmu sebenarnya masih ada. Sehingga menyebabkan peralatan make up yang terdahulu menjadi kadaluarsa atau rusak sebelum habis. Mungkin yang terlintas di pikiran kita adalah membuangnya karena akan berdampak buruk jika tetap digunakan.
Dalam melakukan
kegiatan ini, saya sebagai Mahasiswa Seni Rupa mencoba menginovasikan sebuah
alat gambar sketsa dengan menggunakan
alat kosmetik (make-up) yang sudah kadaluarsa.
Alat kosmetik (make up)
yang saya gunakan adalah kosmetik-kosmetik bekas dan kadaluarsa yang ada di
rumah saya dan ada beberapa alat yang saya dapatkan dari rekan-rekan saya.
Jumat, 20 Mei 2016
Langganan:
Postingan (Atom)









